Vitoria-Gasteiz — Barcelona mengalami pukulan mengejutkan di pekan ke-36 La Liga. Blaugrana tumbang 0-1 saat bertandang ke Estadio de Mendizorroza, kandang Alaves, pada Rabu malam (13/5). Ini adalah kekalahan pertama anak asuh Hansi Flick sejak bulan Februari, memecahkan rangkaian tak terkalahkan panjang tim juara yang telah mengunci gelar juara tiga putaran sebelumnya.

Gol tunggal Alaves tercipta dari kaki Ibrahim Diabate di menit 45+1, menutup babak pertama dengan keunggulan tuan rumah. Barcelona, meski mendominasi penguasaan bola dan menciptakan peluang, tidak mampu menembus pertahanan Alaves yang solid. Keputusan manajer Flick untuk melakukan rotasi besar-besaran—mengganti delapan pemain dari laga sebelumnya—tampak tidak memperhitungkan dengan baik tantangan mental dan taktik Alaves yang penuh semangat menjaga diri dari zona merah.

Foto: www.espn.com
Foto: www.espn.com

Jalannya Pertandingan

Barcelona memulai pertandingan dengan penguasaan bola dominan, namun Alaves menunjukkan disiplin defensif yang rapi sejak awal. Pada menit ke-46, Marcus Rashford menerima kartu kuning setelah melakukan pelanggaran, menandai pertandingan yang penuh kontak fisik. Blaugrana menciptakan beberapa peluang di separuh pertama, tetapi ketajaman finishing mengecewakan. Lewandowski, meski bermain, tidak berhasil mengonversi kesempatan yang datang kepadanya.

Memasuki babak kedua, Flick melakukan gelombang besar substitusi di menit ke-62. Xavi Espart, Ferran Torres, dan Pedri dikeluarkan untuk memberikan kesempatan kepada pemain-pemain lain dalam rotasi manajemen beban kerja. Namun, penggantian ini tidak segera mengubah momentum permainan. Alaves tetap kompak dan memanfaatkan kesempatan kontra dengan cerdas. Pertandingan semakin memanas menjelang akhir, dibuktikan dengan kartu kuning kedua Barcelona ketika João Cancelo melakukan pelanggaran di menit ke-89.

Usaha Barcelona untuk menyamakan kedudukan terus dilakukan hingga peluit terakhir, termasuk penggantian pemain di menit ke-79 dan ke-87 untuk menambah serangan. Namun, pertahanan Alaves, dipimpin oleh pertunjukan solid Nahuel Tenaglia dan Jon Guridi, tetap kokoh. Blaugrana meninggalkan Mendizorroza dengan tangan kosong untuk pertama kalinya dalam dua bulan terakhir.

Foto: www.barcablaugranes.com
Foto: www.barcablaugranes.com

Jules Koundé menjadi pemain terbaik Barcelona dengan rating 7.3, menampilkan konsentrasi tinggi di lini pertahanan meski timnya gagal mencetak gol. Di sisi Alaves, Nahuel Tenaglia dan Jon Guridi sama-sama meraih rating identik 7.3, membuktikan pertahanan rapat yang menjadi kunci kemenangan mereka. Tenaglia bahkan mencatat satu upaya menembak yang tepat sasaran.

Kekalahan ini membawa Barcelona terhenti di 91 poin dari 36 pertandingan, meninggalkan target ambisius 100 poin semakin sulit dicapai dengan tinggal dua laga tersisa. Sebaliknya, Alaves naik signifikan ke posisi ke-15 klasemen dengan 40 poin, berhasil lolos dari ancaman zona degradasi. Kemenangan ini adalah momentum penting bagi mereka, mengakhiri perjuangan sengit melawan turun kelas dan memberikan harapan baru menjelang putaran terakhir musim ini. Barcelona akan menghadapi lawan-lawan lain di dua pertandingan tersisa, sementara Alaves terus berjuang untuk mengamankan posisi aman di papan tengah.