AS Roma menggebuk Fiorentina 4-0 di Stadio Olimpico, Senin dini hari WIB (4/5/2026), dalam laga penuh dominasi yang menampilkan permainan sangat sempurna dari Giallorossi. Kemenangan telak ini membuka kembali persaingan perebutan tiket Liga Champions di pekan terakhir Serie A, dengan Roma memasuki zona kompetisi sambil membuat Fiorentina terpuruk di pertengahan klasemen.

Dari awal pertandingan, Roma menunjukkan intensitas luar biasa. Menit ke-13, Gianluca Mancini membuka keunggulan menyambut umpan Niccolò Pisilli dari area kecil. Hanya empat menit kemudian, Wesley menambah keunggulan setelah menerima asistensi Mario Hermoso dari sayap kanan. Fiorentina terlihat kebingungan; pertahanan mereka tidak mampu mengikuti tempo permainan Roma yang menggila. Menit ke-34, Mario Hermoso menyamakan kontribusi dengan mencetak gol ketiga setelah menerima umpan sempurna dari Manu Koné di area penalti. Tiga gol dalam 34 menit membuat laga ini praktis sudah berakhir lebih cepat dari jadwalnya.

🔴 LIVE | Warm up | ROMA-FIORENTINA | Serie A Enilive 2025/26
🔴 LIVE | Warm up | ROMA-FIORENTINA | Serie A Enilive 2025/26

Babak Kedua: Pisilli Tutup Pesta Gol

Fiorentina melakukan perubahan besar saat istirahat dengan memasukkan tiga pemain baru: Riccardo Braschi, Pietro Comuzzo, dan Fabiano Parisi. Namun strategi tersebut tidak efektif menghentikan dominasi Roma. Menit ke-48, Mario Hermoso menerima kartu kuning karena pelanggaran, namun momentum tetap berpihak pada tuan rumah. Menit ke-58, Niccolò Pisilli menambah keunggulan menjadi 4-0 setelah memanfaatkan umpan Donyell Malen dari sayap. Dengan skor 4-0, laga sudah final dan hanya tinggal formalitas menjelang peluit akhir.

Pisilli, yang berhasil mencetak satu gol dan satu asistensi, menjadi tokoh utama kemenangan Roma. Penampilan cemerlangnya dengan rating 8.6 membuat pemain muda tersebut menjadi pemain terbaik pertandingan (MOTM). Wesley juga tampil impresif dengan rating 8.5 meskipun hanya mencetak satu gol, sementara Manu Koné di lini tengah memberikan kontribusi assist berharga dengan performa rating 8.0. Tiga pemain ini membentuk skuat inti yang sangat berbahaya bagi pertahanan Fiorentina, terutama pada fase pertama saat Viola masih berusaha menemukan ritme permainan.

Secara statistik, Roma mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola 101 persen dan menghasilkan 14 tembakan, tujuh di antaranya tepat sasaran. Fiorentina hanya mampu menghasilkan empat tembakan dengan satu yang tepat ke gawang. Perbedaan kualitas ini tercermin jelas dalam jalannya pertandingan yang berat sebelah sejak menit-menit awal. Kartu kuning untuk Marin Pongracic Fiorentina (menit 25), Fabiano Parisi (menit 66), dan El Shaarawy Roma (menit 90+2) menjadi catatan kecil dalam laga yang kurang bermusuhan.

Serie A: AS Roma vs Fiorentina
Serie A: AS Roma vs Fiorentina

Kemenangan ini memiliki dampak signifikan bagi perebutan zona Liga Champions. Seperti dilaporkan Bola.com, Roma naik ke posisi yang lebih solid dengan 64 poin, berjarak satu angka dengan zona kompetisi Eropa. Giallorossi masih memiliki satu pertandingan tersisa dan kini peluang mereka terbuka lebar untuk merebut tiket Liga Champions musim depan. Sebaliknya, Fiorentina tertinggal jauh dari zona target dan kini fokus mereka hanya pada penyelamatan diri dari zona berbahaya di ujung klasemen.

Menurut Sumbar Antaranews, kemenangan 4-0 Roma menciptakan persaingan yang sangat ketat di lima besar. Inter Milan memang sudah memastikan posisi, namun slot kedua hingga keempat masih terbuka dengan kompetisi sengit antara Roma, Como, dan klub-klub sekitarnya. Dengan dua pertandingan tersisa (termasuk satu yang baru saja dimainkan Roma), perburuan tiket internasional menjadi sangat dramatis menjelang laga penutup musim. Roma kini menjadi salah satu tim yang paling berpeluang untuk lolos, terutama jika mampu mempertahankan momentum kemenangan besar ini di pertandingan akhir mereka.