Buenos Aires — Duel panas bakal tersaji di La Bombonera ketika Boca Juniors menjamu Huracán dalam perempat final Torneo Apertura 2026 Liga Profesional Argentina pada Sabtu malam (9 Mei 2026). Pertandingan di Estadio Alberto J. Armando ini merupakan lanjutan playoff yang menentukan siapa yang lolos ke babak selanjutnya. Boca masuk sebagai favorit setelah menempati posisi 3 besar klasemen dengan 30 poin dan performa kandang yang lebih solid.
Namun laga ini datang dengan beban tersendiri bagi anak asuh Claudio Ubeda. Melaporkan dari OneFootball dan media lokal, Boca baru saja terseok dengan kekalahan menyakitkan 0-1 dari Barcelona SC di Guayaquil dalam Copa Libertadores tiga hari lalu. Dalam laga tersebut, Santiago Ascacíbar diusir karena kartu merah di menit 33, artinya midfield anchor Boca akan absen melawan Huracán kali ini. Ubeda telah menyiapkan solusi dengan mengandalkan Milton Giménez sebagai pengganti, pemain yang malah bersinar dengan dua gol dalam lima pertandingan terakhir. Selain Giménez, Alan Velasco juga dalam performa tajam dengan dua gol, termasuk yang menjebol jala Central Cordoba 2-1 pekan lalu.

Meski momentum bergejolak, Xeneizes tetap punya keunggulan struktur. Boca berada di posisi 3 dengan selisih 8 poin dari Huracán yang duduk di peringkat 13 dengan 22 poin. Statistik ofensif juga berbicara: Boca telah mencetak 22 gol musim ini versus hanya 17 milik tamu. Form kandang Boca dalam lima laga terakhir menunjukkan pola WWDWL — dua kemenangan berturut-turut sebelum mengalami jatuh saat melawan Barcelona. Sebaliknya, Huracán datang dengan performa tandang yang kurang meyakinkan: DDWWD dalam lima laga terakhir. Pola itu menunjukkan tim Fuerte Pampas kesulitan mencuri poin jauh dari markas, dengan satu kemenangan dan dua hasil imbang di antara kekalahan-kekalahan mereka.
Prestasi Huracán memang tidak seburuk, namun momentum mereka stagnan. Tiga laga terakhir: imbang 0-0 kontra Racing Club, kekalahan 1-2 dari Argentinos Juniors, dan imbang 1-1 saat tandang ke markas Tigre. Facundo Waller dan Jordy Caicedo adalah satu-satunya pemain penghuni lini depan Huracán yang mencetak gol dalam periode ini, masing-masing dengan satu gol. Produktivitas yang minim inilah yang membuat peluang Huracán untuk mengejutkan Boca di La Bombonera sangat kecil.
Pertandingan ini juga menarik karena merupakan fase knockout di mana tidak ada ruang untuk kegoyahan. Boca membutuhkan kemenangan untuk melanjutkan ambisi merebut Apertura 2026, terutama setelah kecewa di Copa Libertadores. Huracán, meskipun underdog, akan mencoba memanfaatkan setiap celah di pertahanan Xeneizes yang sedang kelelahan dari perjalanan jauh dan penuh tekanan.

Model prediksi memberi Boca peluang 52 persen untuk meraih kemenangan, sementara Huracán hanya diunggulkan 18 persen. Hasil imbang berkemungkinan 30 persen, angka yang cukup signifikan mengingat kesulitan Boca mencetak gol di laga lalu dan ketangguhan bertahan tamu. Prediksi skor menunjuk kemenangan Boca 2-1, dengan produktivitas serangan Xeneizes kembali berapi pasca kekalahan, namun Huracán tetap mampu membuat gawang Boca berderu setidaknya sekali.
Dengan absennya Ascacíbar dan mood yang belum stabil usai kekalahan Libertadores, Boca tetap diunggulkan namun tidak boleh meremehkan Huracán. Tuan rumah perlu menggebrak sejak awal dan memanfaatkan keunggulan posisi di klasemen untuk mengamankan tiga poin berharga dan tiket ke babak berikutnya.