Elche berhasil meraih tiga poin berharga dengan mengalahkan Getafe 1-0 di Stadion Manuel Martínez Valero, Minggu 18 Mei 2026, dalam laga pekan ke-37 La Liga yang penuh ketegangan. Kemenangan ini menjadi napas lega bagi Los Franjiverdes dalam perjuangan menjauhkan diri dari ancaman degradasi di akhir musim yang dramatis.

Pertandingan dimulai dengan Getafe mencoba untuk mengontrol ritme, namun Elche cepat menunjukkan intensitas tinggi sejak menit-menit awal. Momentum tuan rumah meledak di menit ke-19 ketika Víctor Chust membuka gol tanpa terhalang. Striker bertinggi badan itu memanfaatkan ruang kosong di kawasan penalti dan memukul bola dengan presisi, menembus pertahanan Getafe yang kala itu terlihat terkejut dengan agresivitas penyerangan Elche. Gol debut ini menjadi momen bersejarah bagi Chust, sekaligus memberikan kepercayaan diri ekstra bagi tim tuan rumah.

Foto: goal.com
Foto: goal.com

Namun drama sejati baru terjadi pada menit ke-39 ketika pertahanan Getafe mendapat pukulan berat. Djené, bek tengah tim tamu, menerima kartu merah karena melakukan pelanggaran serius dalam upaya menghadang serangan Elche. Keputusan wasit mengubah kompleksitas pertandingan sepenuhnya—Getafe harus bermain dengan 10 pemain selama 51 menit tersisa. Meski numerik, tim bawahan ini tetap mencoba mempertahankan kompaksi defensifnya, meskipun nampak kesulitan dalam setiap situasi tekanan.

Jalannya Pertandingan

Babak kedua dimulai dengan Elche menambah tekanan, namun Getafe membuktikan ketangguhan defensif mereka. Manajer Getafe melakukan serangkaian substitusi untuk menyesuaikan taktik dengan kondisi numerik yang merugikan. Di menit ke-53, Damián Cáceres memasuki lapangan menggantikan posisi di lini belakang. Kemudian pada menit ke-71, Allan Nyom dan di menit ke-72 Domingos Duarte juga turun untuk memperkuat pertahanan tim tamu. Strategi ini cukup efektif karena Elche, meski menguasai 59 persen penguasaan bola, hanya berhasil menciptakan 3 tembakan tepat sasaran dari total 10 percobaan.

Elche serius ingin mengamankan kemenangan dengan berbagai upaya penyerangan. André Silva, yang menerima kartu kuning di menit ke-66 karena delay of game, langsung diganti Adrià Pedrosa pada menit yang sama. Perubahan ini menunjukkan manajer tuan rumah ingin menjaga stabilitas dan menghindari risiko pengurangan pemain. Álvaro Rodríguez juga terkena kartu kuning di menit ke-69 setelah pelanggaran roughing, namun ia tetap bermain hingga menit ke-86 ketika Josan menjadi penggantinya. Martim Neto turut menerima peringatan kartu kuning di menit ke-78 atas indiskresi di lapangan.

Foto: en.as.com
Foto: en.as.com

Pada fase akhir pertandingan, Elche melakukan penggantian masif untuk mengonsolidasikan keunggulan dan mengelola beban pemain. Víctor Chust, pencetak gol tunggal dalam laga ini, akhirnya diganti Buba Sangare di menit ke-85 untuk memberikan istirahat kepada sang pencetak gol. Marc Aguado dan Grady Diangana juga turun pengganti John Donald dan Lucas Cepeda masing-masing pada menit ke-84. Getafe tidak mampu mencetak gol sekalipun meski tim mereka terus berusaha menciptakan peluang, dan pertandingan berakhir dengan skor 1-0 untuk Elche.

Penguasaan bola menunjukkan peta pertandingan dengan jelas. Elche mendominasi bola dengan persentase 59 persen, sementara Getafe hanya 41 persen. Statistik tembakan juga berpihak pada tuan rumah: Elche melakukan 10 tembakan dengan 3 tepat sasaran, sedangkan Getafe hanya 3 tembakan tanpa satupun yang presisi. Getafe juga hanya mendapatkan 4 tendangan sudut, sementara Elche tidak satupun memanfaatkan peluang itu. Aspek kekerasan permainan sama-sama tinggi—Elche melakukan 16 pelanggaran dengan 3 kartu kuning, sementara Getafe 12 pelanggaran tetapi menerima 1 kartu merah yang merugikan sekali.

Víctor Chust menjadi bintang malam ini dengan rating 8.2 dari 10 dan status Man of the Match yang layak. Gol bukunya masuk dari 1 tembakan yang tepat sasaran dari 1 total tembakan yang dilakukan. Selain itu, Zaid Romero dari Getafe mempertahankan konsistensi dengan rating 7.6, sementara Pedro Bigas dari Elche turut menonjol dengan rating 7.5 di lini belakang, memainkan 87 menit penuh untuk menjaga pertahanan.

Kemenangan 1-0 ini sangat krusial bagi Elche dalam perburuan poin menjauh dari zona degradasi di pekan ke-37 ini. Menurut Bola.net dan Media Kampung, gol debut Chust menjadi momentum penting untuk Los Franjiverdes yang sedang dalam perjuangan keras di papan bawah klasemen. Di sisi Getafe, kekalahan ini dan terutama kartu merah Djené adalah pukulan berat dalam misi mereka mempertahankan posisi di Liga Spanyol. Laga terakhir tinggal 1 putaran lagi, dan setiap hasil akan menentukan nasib musim kedua tim ini.