Rio Cuarto – Instituto Cordoba memberikan penampilan dominan dengan mengalahkan Estudiantes de Rio Cuarto 2-0 pada laga putaran 9 Torneo Apertura di Stadion Antonio Candini, Selasa (5/5) dini hari. Meski meraih tiga poin, kemenangan tersebut tidak mampu menyelamatkan La Gloria dari eliminasi babak 16 besar.

Pertandingan dimulai dengan aksi cepat Institut yang berhasil merobek pertahanan lawan. Pada menit ke-18, Jeremías Lázaro menerima operan presisi dari Gastón Lodico di sisi sayap dan langsung menjebol gawang Estudiantes. Gol pembukaan ini membuat Instituto tampil percaya diri, sementara tuan rumah terlihat kesulitan mengatur tempo permainan.

Foto: www.youtube.com
Foto: www.youtube.com

Momentum berganti drastis pada menit ke-24 ketika Gabriel Alanís dari Estudiantes menerima kartu merah dan membuat timnya bermain dengan sepuluh pemain. Insiden itu mengubah dinamika pertandingan sepenuhnya – Instituto semakin dikuatkan untuk mendesak maju, sedangkan Estudiantes terpaksa bermain bertahan dan mengamankan gol. Hingga akhir babak pertama, skor masih 1-0 untuk Instituto.

Babak kedua dimulai dengan substitusi dari kedua belah pihak. Estudiantes menurunkan Tomas Gonzalez menggantikan salah satu pemainnya, berharap fresh energy bisa mengubah situasi. Namun rencana itu bubar dalam hitungan menit. Di menit ke-63, Jhon Córdoba memanfaatkan umpan dari Lázaro dan dengan tenang menyelesaikan peluang ke gawang untuk gol kedua Instituto. Pertahanan Estudiantes yang sudah kelelahan tidak berdaya melawan serangan balik yang terkoordinasi.

Sisa pertandingan menjadi ajang pembuktian Instituto mengelola keunggulan. Dengan penguasaan bola mencapai 96 persen dan 22 tembakan total, tuan rumah tidak mampu menciptakan tekanan berarti. Instituto melakukan sejumlah pergantian pemain untuk manajemen stamina jelang laga-laga berikutnya. Pertandingan berakhir 2-0 untuk tamu, walau hasil itu tragis bagi ambisi Estudiantes di kompetisi ini.

Foto: www.youtube.com
Foto: www.youtube.com

Jeremías Lázaro dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan dengan rating 8.6, berkat satu gol dan satu assist dalam 83 menit di lapangan. Pendampingnya adalah Giuliano Cerato dan Diego Alejandro Sosa dari Instituto dengan rating 7.7 dan 7.6. Cerato bermain solid di pertahanan menahan serangan sporadis Estudiantes selama 88 menit.

Menurut TyC Sports, meski meraih kemenangan mengesankan, Instituto tidak pun dapat mengamankan tempat di zona delapan besar dan harus tersingkir dari perburuan tiket ke babak berikutnya. Kondisi serupa menimpa Estudiantes yang semakin dalam mengalami krisis hasil. Laga ini menutup harapan kedua tim untuk terus berkompetisi di fase knock-out Torneo Apertura musim ini.