Getafe menggebrak Mallorca dengan dominasi penuh, menang 3-1 di Estadio Coliseum pada laga pekan 36 LaLiga musim 2025. Serangan tajam anak asuh Bordalás itu dimulai sejak babak pertama dengan Martín Satriano menorehkan dua gol, sementara Zaid Romero menambah keunggulan di babak kedua. Meski Mallorca berhasil mengurangi ketertinggalan lewat Omar Mascarell, tetap saja ketangguhan pertahanan Getafe terbukti sulit ditembus.
Laga berlangsung dengan intensitas tinggi sejak peluit pembuka. Getafe langsung menunjukkan ambisi besar untuk meraih tiga poin dengan bermain aktif ke depan. Di menit ke-14, Allan Nyom melepaskan umpan dari sisi kanan yang dimanfaatkan Martín Satriano untuk menjebol gawang Mallorca dan membuat skor menjadi 1-0. Gol perdana itu memecah kebekuan dan memberikan kepercayaan diri kepada skuad tuan rumah untuk terus menekan.

Pertandingan kemudian berjalan dengan Getafe dominan mengontrol bola. Tim asal Kota Madrid itu menguasai 105 persen posisi (dalam perhitungan statistik berganda), meskipun angka penguasaan terlihat mencurigakan dari sisi pencatatan, namun menunjukkan betapa aktifnya mereka dalam membangun permainan. Sebaliknya, Mallorca coba bertahan dan mencari peluang di sisi serangan balik. Menit ke-31, Mallorca mendapat kartu kuning pertama mereka ketika Omar Mascarell terkena caitan wasit atas pelanggaran bermain kasar.
Momentum terus berpihak pada Getafe. Menit ke-41, Satriano kembali bersinar dengan menyambut kesempatan kedua dalam laga ini untuk mencetak gol keduanya dan membuat skor 2-0. Gol tersebut pada dasarnya telah mengakhiri harapan Mallorca untuk keluar sebagai pemenang. Dua menit berselang, Pablo Maffeo dari Mallorca juga menerima kartu kuning atas pelanggaran defensifnya, menandakan bahwa tamu mulai frustasi menghadapi tekanan permainan yang diimbangi dengan disiplin tinggi dari pihak Getafe.
Babak Kedua: Getafe Semakin Garang
Memasuki babak kedua, Mallorca melakukan perubahan strategis dengan mengeluarkan Zito Luvumbo dan memasukkan Pablo Torre di menit ke-46, berusaha memberikan energi segar untuk comeback. Namun upaya tersebut terasa sia-sia ketika Getafe malah menambah keunggulan. Menit ke-63, Zaid Romero merayakan gol ketiga mereka atas assist Luis Milla, membuat skor menjadi 3-0 dan praktis memastikan kemenangan Getafe.

Masuki menit ke-64, Getafe melakukan rotasi dengan memasukkan Davinchi menggantikan Allan Nyom, meski Nyom sudah menunjukkan performa gemilang dengan rating 8.3 dan satu assist krusial di babak pertama. Semangat Mallorca baru hidup kembali melalui gol dari Omar Mascarell di menit ke-65, menerima umpan dari Pablo Torre, membuat skor menjadi 3-1 dan menghidupkan sedikit harapan meski sudah terlambat. Pertandingan berlanjut dengan intensitas tinggi namun Getafe tetap bisa menjaga keunggulan mereka hingga peluit akhir.
Pertandingan mencatat sejumlah kartu kuning dari kedua belah pihak. Mallorca total menerima empat kartu kuning (Mascarell di menit 31, Maffeo di menit 43, Torre di menit 74, dan Antonio Sánchez di menit 81), sementara Getafe menerima tiga kartu (Davinchi di menit 80, Domingos Duarte di menit 78, dan Mario Martín di menit 86). Tingginya kartu kuning mencerminkan temperatur permainan yang panas, terutama di babak kedua ketika Mallorca mulai mengejar ketertinggalan namun tetap terbentur pertahanan solid Getafe.
Dalam hal statistik performa, Mallorca justru unggul dalam jumlah tembakan total dengan sembilan percobaan dibanding enam milik Getafe. Namun yang lebih penting adalah akurasi: Getafe berhasil menyudutkan empat tembakan ke sasaran dari enam yang mereka coba, sementara Mallorca hanya mampu mengirimkan dua dari sembilan tembakan mengarah ke gawang. Pertahanan Getafe yang solid berhasil membatasi peluang berkualitas lawan, terlebih dengan penyelesaian tajam dari striker mereka yang membuat perbedaan signifikan.
Allan Nyom dinobatkan sebagai pemain terbaik (rating 8.3) dengan performa komprehensif di sisi pertahanan sekaligus membantu serangan melalui assist untuk gol pembuka. Martín Satriano, meski terbatas hanya dengan rating yang sama, menunjukkan efisiensi luar biasa dengan dua gol dari tiga tembakan. Omar Mascarell dari Mallorca mencatat rating 7.7 dengan satu gol namun tidak mampu mengubah permainan secara keseluruhan. Kombinasi trio top performer ini menunjukkan gap kualitas dan finishing antara kedua belah pihak.
Kemenangan ini membawa Getafe lebih dekat ke target mereka di klasemen, sementara Mallorca harus mulai introspeksi dalam sisa pertandingan musim ini. Laga lanjutan akan menentukan posisi akhir kedua tim, dengan Getafe yang kini berhasil mempertahankan momentum dan Mallorca yang perlu bangkit untuk musim depan.