Mendoza – Union Santa Fe melakoni perjalanan mengesankan dengan meraih kemenangan 2-1 atas Independiente Rivadavia di markas tuan rumah, Estadio Juan Bautista Gargantini, dalam pertandingan Round of 16 Apertura 2026. Kemenangan ini mengantarkan tim tamu melangkah ke babak perempat final, meski sempat diguncang gol balas pada akhir pertandingan.
Dari awal laga, Union Santa Fe menunjukkan dominasi dengan penguasaan bola 62 persen, meski statistik tembakan justru terlihat sebaliknya. Rivadavia memang lebih aktif mengejar peluang dengan 10 tembakan, namun hanya enam di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, Union dengan 17 tembakan hanya mampu mengamankan tiga di gawang lawan, tetapi efisiensi mereka terbukti ketika hal itu menjadi penentu.

Babak Pertama: Union Menggebrak Duluan
Pertandingan baru berjalan 34 menit ketika Union mencuri gol pembuka. Brahian Cuello menjadi penjahat utama, menyelesaikan umpan matang dari Julián Palacios yang datang dari sisi pertahanan Rivadavia. Gol ini memberikan tekanan psikologis pada skuad tuan rumah yang mulai terlihat agresif mencari penyamaan. Meski begitu, pertahanan Union cukup rapat, didukung performa solid Mateo Del Blanco yang kemudian dinobatkan sebagai pemain terbaik dengan rating 8.3. Sebelum istirahat, kartu kuning telah dikeluarkan untuk Mauro Pittón dari Union pada menit delapan.
Babak Kedua: Union Berlipat Ganda, Rivadavia Gigit Balik
Union memasuki babak kedua dengan strategi ofensif yang lebih agresif. Hasilnya, menit ke-49 Cristian Tarragona membenamkan bola kedua ke gawang Rivadavia, menerima umpan sempurna dari Mateo Del Blanco. Saat itu, pertandingan terasa sudah ditentukan dengan Union unggul dua gol tanpa balas. Rivadavia, namun, tidak menyerah begitu saja. Pelatih mereka melakukan perubahan taktis dengan menurunkan Matías Fernández dan Ezequiel Bonifacio di menit 53, mencoba menambah tekanan di area serang.
Upaya tersebut mulai membuahkan hasil. Menit ke-70, Fabrizio Sartori berhasil menjebol jala Union tanpa bantuan assist, mendekatkan skor menjadi 2-1 dan memberikan harapan baru bagi Rivadavia. Pertandingan menjadi sengit jelang penutup, dengan kedua tim saling kejar-kejaran. Union mulai menghemat energi dengan melakukan substitusi masif pada menit 75, 81, dan 88, mengambil pemain-pemain kunci seperti Cuello, Palacios, dan Estigarribia. Rivadavia juga melakukan perubahan pada menit 64 dan 86 untuk memperkuat lini penyerangan.

Momen dramatis terjadi di injury time. Pada menit 90+6, VAR membatalkan gol dari Mateo Del Blanco untuk Union karena handball, mencegah apa yang mungkin menjadi gol penyelamat bagi Del Blanco pribadi. Keputusan ini mengakhiri harapan Union menambah keunggulan namun juga menutup peluang Rivadavia memaksa perpanjangan waktu.
Selain Del Blanco yang meraih penghargaan pemain terbaik, Brahian Cuello juga tampil impresif dengan rating 7.7, termasuk mencetak satu gol. Dari pihak Rivadavia, Sebastián Villa berusaha memberikan kontribusi dengan rating 7.3, meski upaya tim tidak cukup mengubah hasil akhir. Kartu kuning dieluarkan untuk Tomas Bottari (menit 56), Marcelo Estigarribia (menit 63), dan Pittón di awal pertandingan.
Dengan kemenangan ini, Union Santa Fe melanjutkan perjalanan mengagumkan mereka di turnamen dan kini siap menghadapi tantangan di perempat final. Sementara itu, Independiente Rivadavia harus puas mengakhiri kampanye mereka di Round of 16, bersyukur atas pertarungan tangguh meski ujungnya harus tersingkir di kandang sendiri.