Lens - Paris Saint Germain berhasil mengamankan tiga poin saat bertandang ke markas Lens di Stade Bollaert-Delelis dengan skor telak 2-0 pada ajang Ligue 1 pekan ke-29. Skuad anak asuh tactician PSG menampilkan performa solid meski harus menghadapi tuan rumah yang keras menggebrak sejak awal pertandingan.
Laga panas tersaji di ajang kompetisi domestis Prancis ini dengan Lens langsung berusaha memaksakan permainan di lini depan. Namun, pertahanan PSG berhasil mengatur irama, dan pada menit ke-29, Khvicha Kvaratskhelia merampas kesempatan emas untuk membuka keunggulan. Penyerang asal Georgia itu mengeksekusi dengan presisi, menembus pertahanan Lens tanpa bantuan umpan terusan, menjadikan skor 0-1 untuk keuntungan tamu.

Babak pertama berakhir dengan PSG tetap unggul satu gol. Menit ke-45, pertandingan sempat tegang saat Ilya Zabarnyi menerima kartu kuning karena pelanggaran. Namun, tidak ada goal tambahan hingga peluit istirahat, membuat momentum tetap di tangan Les Parisiens meski Lens terus berusaha menciptakan peluang.
Masuk babak kedua, PSG melakukan rotasi pemain untuk menjaga ritme permainan. Menit ke-46, Vitinha keluar digantikan Bradley Barcola. Lens kemudian melakukan pergantian masif di menit ke-60 dengan memasukkan Florian Thauvin dan Kyllian Antonio untuk mencari pola baru di lini depan. Menit ke-61, Allan Saint-Maximin juga dijalankan untuk membawa kesegaran di sayap kanan.
PSG tetap menguasai permainan dengan 102% penguasaan bola, sementara Lens yang mengandalkan agresivitas hanya mampu 113% dalam statistik pergerakan. Momentum berganti saat menit ke-72, ketika Gonçalo Ramos masuk menggantikan Kvaratskhelia, membawa energi baru di area depan. Pergantian berikutnya datang menit ke-76 ketika Dimitri Lucea dan Ibrahim Mbaye turun ke lapangan untuk PSG, sementara Lens merespons dengan memasukkan Andrija Bulatovic dan Florian Sotoca pada menit ke-85 untuk serangan akhir.

Namun semua upaya Lens terbukti sia-sia. Di menit ke-90+3, tepat saat pertandingan mendekati peluit akhir, Ibrahim Mbaye menambah keunggulan PSG menjadi 0-2 setelah menerima umpan teladan dari Désiré Doué. Gol ini menutup harapan Lens untuk membuat kejutan dan memastikan PSG pulang membawa tiga poin dari markas lawan.
Matvey Safonov menjadi pemain terbaik malam ini dengan rating tertinggi 9.2, tampil gemilang di mulut gawang PSG dan mencegah serangan-serangan Lens masuk ke zona bahaya. Ilya Zabarnyi juga membukukan rating sama dengan Safonov, membuktikan pertahanan PSG sangat solid. Di sisi Lens, Mamadou Sangare mencoba memberikan perlawanan dengan rating 7.7 meski akhirnya kewalahan menghadapi serangan terstruktur Les Parisiens.
Dengan kemenangan ini, PSG terus memperkuat posisi di klasemen Ligue 1 musim 2025, sementara Lens harus kembali ke ruang latihan untuk evaluasi dan persiapan menghadapi tantangan berikutnya. Skuad Paris telah menunjukkan ketangguhan defensif dan efisiensi serangan yang menjadi kunci dominasi mereka di kompetisi domestik Prancis.