Duel panas akan tersaji di Anfield pada Sabtu, 9 Mei 2026, ketika Liverpool menjamu Chelsea dalam laga Regular Season pekan ke-36 Premier League musim 2025/26. The Reds tampil sebagai favorit kuat menghadapi The Blues yang sedang terpuruk dengan rentetan hasil buruk yang mengkhawatirkan.

Chelsea tidak ingin terlalu lama larut dalam kekecewaan usai menorehkan enam kekalahan beruntun di Liga Inggris. Menurut laporan detik.com, klub asal London itu sudah mulai mengalihkan fokus untuk duel melawan The Reds guna mencari angin segar jelang akhir musim. Namun, perjalanan Chelsea ke markas Liverpool bukanlah tugas yang mudah mengingat kondisi mereka yang terus memburuk.

Foto: nytimes.com
Foto: nytimes.com

Liverpool datang dari kekalahan 2-3 tandang ke Manchester United pekan lalu. Meski terganggu oleh hasil itu, The Reds tetap menampilkan permainan yang solid dengan gol dari Dominik Szoboszlai di menit 47 dan Cody Gakpo di menit 56. Sebelum itu, si Merah meraih kemenangan 3-1 di kandang melawan Crystal Palace dengan trio pencetak gol Alexander Isak, Andy Robertson, dan Florian Wirtz. Di laga sebelumnya, Liverpool juga menang 2-1 tandang ke Everton berkat gol Mohamed Salah dan Virgil van Dijk. Dari tiga pertandingan terakhir, Liverpool mencatat record satu kekalahan dan dua kemenangan, yang menunjukkan stabilitas meski hasil terbaru kurang memuaskan.

Sementara itu, Chelsea berada dalam situasi yang jauh lebih mencengangkan. The Blues baru saja tumbang 1-3 di kandang melawan Nottingham Forest dengan João Pedro mencetak gol hiburan di menit 90. Dalam dua laga sebelumnya, Chelsea juga sama sekali tidak berdaya—kalah 0-3 tandang ke Brighton tanpa mampu mencetak gol dan ditaklukkan 0-1 di kandang oleh Manchester United. Kebiadaban pertahanan Chelsea dan ketajaman penyerang yang hilang menjadi permasalahan utama yang harus diselesaikan. Dari lima pertandingan terakhir, The Blues mencatat lima kekalahan beruntun, sebuah keruntuhan yang memberikan gambaran jelas tentang krisis internal yang mereka alami.

Secara individu, Mohamed Salah menunjukkan performa yang patut dipantau dengan dua gol dalam lima laga terakhir. Alexander Isak dan Rio Ngumoha masing-masing menyumbang satu gol, menandakan bahwa sektor penyerangan Liverpool masih hidup. Di pihak Chelsea, hanya João Pedro yang mencatat satu gol dalam periode yang sama—angka yang sangat minim untuk sebuah klub berbasis di London. Ketidakseimbangan kualitas individual ini merefleksikan adanya kesenjangan signifikan antara kedua belah pihak menjelang pertandingan.

Foto: aljazeera.com
Foto: aljazeera.com

Dari perspektif kompetisi, Liverpool menempati posisi ke-4 di klasemen dengan akumulasi poin yang membuat mereka masih dalam incaran tiket Eropa. Chelsea, sementara itu, terpuruk jauh di bawah dengan performa yang sangat kecewa. Laporan dari www.liverpoolfc.com menyebutkan ada 11 fakta dan angka yang perlu diketahui menjelang pertandingan ini, termasuk perbandingan catatan kandang kedua tim. Catatan tersebut menunjukkan Liverpool memiliki keunggulan nyata di Anfield dengan track record yang lebih konsisten dibanding Chelsea di laga tandang.

Analisis mendalam terhadap kedua tim mengungkapkan bahwa Liverpool memiliki expected goals (xG) yang lebih tinggi dalam lima pertandingan terakhir, sementara Chelsea kehilangan konsistensi di fase defensif. The Reds diuntungkan oleh benteng Anfield yang menakutkan bagi tamu, sedangkan The Blues belum menemukan solusi untuk mengatasi krisis bermain mereka. Model prediksi memberikan Liverpool peluang 62 persen untuk meraih kemenangan, sementara Chelsea hanya 14 persen, dan hasil imbang diprediksi di angka 24 persen. Skor yang diprediksi adalah Liverpool menang 2-0, dengan over 2.5 goals berdiri di 58 persen probabilitas dan both teams to score hanya 28 persen.

Tidak ada pemain yang absen akibat kartu merah atau cedera serius untuk salah satu tim menjelang pertandingan ini. Namun, berita tentang transfer seperti Estevao yang kembali ke Palmeiras untuk menjalani pemeriksaan medis telah memperkuat narasi bahwa Chelsea sedang dalam transisi yang tidak stabil. Di sisi lain, spekulasi tentang Jarrod Bowen sebagai pengganti Mohamed Salah, sebagaimana disebut oleh Michael Owen, menunjukkan ada perencanaan jangka panjang di Liverpool meski Salah belum resmi pergi.

Prediksi singkat: Liverpool akan mengamankan tiga poin dengan kemenangan 2-0 atas Chelsea. The Reds memiliki kombinasi sempurna antara benteng kandang yang kokoh, performa terkini yang lebih baik, dan individual quality yang unggul. Chelsea memerlukan keajaiban untuk bangkit di Anfield dalam kondisi psikis dan performa mereka saat ini. Pertandingan dimulai pukul 11:30 WIB dan dapat ditonton melalui saluran broadcast lokal termasuk Vidio.