Estadio Nuevo Carlos Tartiere, Oviedo – Deportivo Alaves meninggalkan markas Real Oviedo dengan tangan penuh setelah meraih kemenangan 1-0 dalam laga pekan ke-37 La Liga. Gol tunggal Toni Martínez di menit 17, hasil umpan silang Abderrahman Rebbach dari sayap kanan, menjadi satu-satunya yang tercetak dalam duel ini. Kemenangan ini sangat krusial bagi Alaves dalam misi mengamankan diri dari zona degradasi menjelang penutupan musim.

Oviedo datang ke laga ini dengan catatan minus — baru saja menerima kekalahan 0-2 dari Real Madrid di pekan sebelumnya. Sementara Alaves, meskipun baru saja menelan kekalahan mengejutkan dari Barcelona, tetap tampil dengan karakter tim yang punya sesuatu untuk dipertahankan. Taktik Alaves terlihat jelas sejak pembukaan: bermain kompak di pertahanan, tunggu peluang, lalu eksekusi. Strategi itu langsung membuahkan hasil pada fase awal pertandingan.

Foto: goal.com
Foto: goal.com

Jalannya Pertandingan

Babak pertama berlangsung dengan dominasi kepemilikan bola yang sangat asimetris. Oviedo menguasai 70% dari penguasaan bola, namun kesulitan untuk mengubahnya menjadi ancaman nyata — hanya 1 tembakan tepat sasaran dari 7 upaya keseluruhan. Sementara Alaves yang memiliki 30% penguasaan malah lebih efisien: aksi pertama mereka langsung berbuah gol di menit 17.

Toni Martínez menerima umpan tembus dari Rebbach dan dengan percaya diri menyelesaikan bola ke pojok gawang Oviedo. Momen ini mengubah kompleksitas pertandingan — Oviedo harus keluar dari zona pertahanan untuk mengejar penyamaan, sementara Alaves bisa bermain lebih teratur dengan skor unggul. Namun, serangan balik Oviedo masih terhenti oleh pertahanan Alaves yang tertata rapi. Santi Cazorla, pemain tengah Oviedo yang meraih rating tertinggi 7.7, tidak bisa membuat dampak signifikan di babak pertama meski posisinya strategis.

Memasuki babak kedua, Oviedo melakukan perubahan dengan memasukkan Nicolas Fonseca di menit 46 untuk menambah serangan. Alaves juga melakukan penyesuaian serupa dengan memasukkan Youssef Enriquez. Intensitas meningkat, dan kartu kuning mulai berdatangan: Thiago Fernández (Oviedo) menerima peringatan di menit 48 akibat tripping, kemudian Federico Viñas (Oviedo) juga dikartuning di menit 65. Emosi pertandingan naik seiring pertahanan Oviedo semakin agresif berusaha menyamakan kedudukan.

Foto: en.as.com
Foto: en.as.com

Di menit 66, Santiago Colombatto masuk untuk Oviedo mencoba menambah tenaga di lini depan, namun dominasi bola Oviedo tidak berhasil menghasilkan peluang besar. Alaves melakukan substitusi berganda di menit 69 dengan memasukkan Ibrahim Diabaté dan Denis Suárez — keputusan yang tepat untuk memperkuat pertahanan dan menjaga keuntungan skor. Lucas Ahijado (Oviedo) menerima kartu kuning di menit 71 karena roughing, menunjukkan frustasi meningkat di barisan tuan rumah.

Fase akhir pertandingan menjadi semakin kaotis dengan pergantian pemain bertubi-tubi. Oviedo terus mencoba dengan memasukkan Álex Forés dan Nacho Vidal (menit 79), Haissem Hassan juga turun lapangan, namun ketajaman serangan sudah hilang. Alaves fokus mempertahankan gawang mereka dan hampir berhasil meraih kemenangan bersih — Toni Martínez diganti Lucas Boyé di menit 82 untuk menghemat energi. Pertandingan berakhir dengan dominasi Oviedo yang tidak menghasilkan gol, sementara Alaves berhasil menjaga soliditas defensifnya hingga peluit terakhir.

Statistik menggambarkan ketidakseimbangan yang jelas: Oviedo melepaskan 7 tembakan namun hanya 1 yang tepat sasaran; Alaves meski 5 tembakan, berhasil mengubah salah satunya menjadi gol. Penguasaan bola 70%-30% tidak membantu Oviedo yang kurang terorganisir di lini serang. Alaves dengan 5 corner dibandingkan 2 milik Oviedo, menunjukkan bagaimana pertahanan tuan rumah terus diganggu dari sisi sayap. Kartu kuning 3 untuk Oviedo vs 1 untuk Alaves (ditambah 1 di menit 90+4 untuk Youssef Enriquez) mencerminkan intensitas pertandingan yang semakin bergejolak.

Santi Cazorla dinobatkan sebagai pemain terbaik dengan rating 7.7, meski kontribusinya lebih dalam aspek positioning dan distribusi bola daripada upaya menciptakan peluang konkret. Abderrahman Rebbach, yang hanya bermain 45 menit di babak pertama, juga meraih rating sama tinggi berkat asisten untuk gol Martínez dan penguasaan bola yang tenang. Dani Calvo (Oviedo) dengan rating 7.5 bekerja keras di pertahanan namun tetap kewalahan menghadapi tekanan bertubi-tubi.

Kemenangan ini membawa Alaves semakin dekat dengan keamanan klasemen menjelang laga final musim. Sebaliknya, Oviedo menghadapi scenario dengan sangat terbatas — mereka harus fokus pada laga terakhir untuk menghindari ancaman degradasi. Pertandingan ini membuktikan bahwa efisiensi kadang lebih penting daripada penguasaan bola; Alaves memanfaatkan kesempatan terbatas dengan sempurna, sementara Oviedo yang dominan gagal menebus dengan hasil positif.