Feyenoord mengamankan kemenangan 2-0 atas PEC Zwolle di MAC³PARK Stadion, Zwolle, dalam pertandingan penutup musim reguler Eredivisie putaran ke-34. Meski laga ini sudah tidak lagi menentukan posisi klasemen kedua tim, skuad asuhan Robin van Persie menunjukkan dominasi sempurna dengan penguasaan bola mencapai 95 persen dan melepas 22 tembakan sepanjang pertandingan. Penyerang Anis Hadj Moussa menjadi tulang punggung kemenangan dengan mencetak dua gol di babak akhir.

Pertandingan berlangsung dengan ritme lambat di 45 menit pertama. PEC Zwolle, tim tuan rumah yang sudah menempati posisi aman di tengah klasemen, tampil defensif dan jarang menciptakan peluang signifikan. Mereka hanya mengeluarkan tujuh tembakan sepanjang pertandingan dengan hanya satu yang tepat sasaran. Sebaliknya, Feyenoord mendominasi possession tetapi kesulitan menembus pertahanan ketat lawan. Gelandang dan belakang PEC Zwolle bekerja solid mencegah penetrasi dari tim tamu, meski pemain-pemain Feyenoord seperti Gijs Smal terus berusaha menciptakan peluang dari sayap.

WARMING-UP 🔥 | PEC Zwolle - Feyenoord | Eredivisie 25/26
WARMING-UP 🔥 | PEC Zwolle - Feyenoord | Eredivisie 25/26

Momentum berubah drastis menjelang akhir pertandingan. Di menit ke-61, Robin van Persie melakukan perubahan taktik dengan mengeluarkan Mats Deijl dan Gernot Trauner, kemudian memasukkan Gijs Smal dan Givairo Read untuk memberikan lebih banyak serangan di sisi pertahanan. Substitusi ini terbukti efektif karena Feyenoord mulai menciptakan peluang-peluang berbahaya di kawasan pertahanan PEC Zwolle yang semakin tertekan. Duke Verduin di lini belakang PEC Zwolle mencoba keras menjaga soliditas pertahanan dengan rating 8.3, namun kesulitan menghadapi tekanan berkelanjutan dari The Reds.

Terobosan datang di menit ke-79 ketika Anis Hadj Moussa menerima umpan akurat dari Gijs Smal di area penalti dan langsung menjebol gawang dengan eksekusi finishing yang presisi. Gol pembuka ini membuka floodgate bagi Feyenoord yang semakin agresif menyerang. Kiper Timon Wellenreuther kemudian berkontribusi besar dengan rating 7.5 dalam menjaga bersih dari serangan balik PEC Zwolle yang sporadis, meskipun pertahanan tamu terus didominasi Feyenoord.

Kemenangan Feyenoord dikukuhkan delapan menit kemudian. Anis Hadj Moussa kembali menjadi eksekutor dengan menerima umpan dari Luciano Valente di menit ke-87, dan pemain berbakat itu tidak membuang kesempatan untuk mencetak gol keduanya. Dengan dua gol dalam 18 menit, Hadj Moussa menjadi pemain terbaik di pertandingan ini dengan rating 9.0 tertinggi di lapangan. Rating pemain kunci lainnya termasuk Duke Verduin yang mempertahankan defensif PEC Zwolle dengan nilai 8.3, menunjukkan komitmen tinggi meski timnya kalah.

Highlights PEC Zwolle - Feyenoord | Eredivisie 2025-2026
Highlights PEC Zwolle - Feyenoord | Eredivisie 2025-2026

Statistik pertandingan mencerminkan dominasi sempurna Feyenoord. Dengan 95 persen penguasaan bola, tim tamu menguasai jalannya pertandingan dari awal hingga akhir. Mereka melepas 22 tembakan dengan delapan di antaranya tertuju ke arah gawang, sementara PEC Zwolle hanya berbahaya sesekali dengan tujuh tembakan namun minim efektivitas. Corner yang diraih Feyenoord juga jauh lebih banyak dengan 12 lawan dua milik PEC Zwolle, meski tidak semua dikonversi menjadi peluang emas.

Menurut laporan Goal.com pasca-pertandingan, kemenangan ini memungkinkan Feyenoord menutup musim dengan kepala tegak setelah mengalami kampanye yang kurang memuaskan di Liga Europa. Robin van Persie juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memberi evaluasi positif terhadap permainan timnya. Di sisi lain, PEC Zwolle yang sudah mengamankan posisinya di klasemen tampil santai tanpa beban hasil, fokus pada manajemen stamina jelang libur musim. Pertandingan ini menjadi penutup yang tepat bagi kedua tim menjelang persaingan musim depan, dengan Feyenoord kembali meraih tiket Liga Champions sementara PEC Zwolle mempersiapkan strategi perbaikan untuk kompetisi musim depan.