Surabaya — Persebaya Surabaya menggebrak PSBS Biak Numfor dengan dominasi menyeluruh, memenangkan laga pekan ke-31 Super League 2025/2026 dengan skor telak 4-0 di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu sore (2/5). Kemenangan besar itu sekaligus memastikan Badai Pasifik resmi terdegradasi ke Liga Championship setelah menelan kekalahan kelima belas dalam musim ini.

Bajul Ijo memang menunggu kesempatan bertemu tim papan bawah untuk melepas semua frustrasi. Penguasaan bola mereka mencapai 87 persen sepanjang pertandingan, dengan total 36 tembakan ke arah gawang — 19 di antaranya tepat sasaran. PSBS, sebaliknya, hanya mampu melayangkan dua belas tembakan dengan hanya lima mengenai gol. Asimetri itu terlihat sejak awal laga, meski gol baru tercipta di paruh kedua.

Foto: bola.net
Foto: bola.net

Babak pertama berlangsung relatif tertutup meski Persebaya terus menciptakan peluang. Momentum bergerak pada menit 27 saat Mohcine Hassan dari PSBS menerima kartu kuning karena pelanggaran di tengah lapangan. Dua menit kemudian, Arief Catur dari Persebaya juga mendapat kartu sama setelah keras dalam tantangan. Menjelang turun minum, Video Assistant Referee membatalkan satu gol PSBS di menit 45+2 setelah review menunjukkan offside.

Persebaya keluar dengan semangat berbeda di babak kedua. Menit 53, Milos Raickovic membuka keran gol dengan sundulan sempurna setelah menerima umpan dari Bruno. Dua belas menit kemudian, gelandang Serbia itu menambah keunggulan menjadi 2-0 setelah menangkap oper Malik Risaldi. Momentum terus berpihak pada tuan rumah — perubahan pemain Persebaya di interval (Bruno Pereira, Malik Risaldi masuk) terbukti efektif mengguncang pertahanan tamu.

Babak kedua berubah jadi pesta gol Bajul Ijo. Menit 74, Francisco Rivera menyamakan kontribusi Raickovic dengan memanfaatkan umpan terobosan dari Bruno Pereira untuk membuat skor 3-0. Tujuh menit kemudian, penyerang Argentina itu menggandakan pencapaiannya dengan mencetak gol ke-81 dari umpan Bruno, memastikan kemenangan 4-0 final. Persebaya tampil menggila tanpa henti meskipun keunggulan sudah sangat besar — menunjukkan fokus penuh mengamankan tiga poin penting.

Foto: www.bola.com
Foto: www.bola.com

Kemenangan ini membawa Persebaya meloncat ke peringkat keempat klasemen dengan koleksi poin yang solid, memperkuat posisi mereka di zona playoff AFC. Sementara itu, PSBS Biak secara matematis telah terhapus dari kemungkinan bertahan — mereka sudah tidak dapat menyusul tim penyelamat meski memenangkan semua tiga pertandingan sisa. Seperti dilaporkan sejumlah media, klub Papua itu kini fokus mempersiapkan diri untuk kehidupan di Championship musim depan.

Laga ini menutup episode mengecewakan PSBS di kasta tertinggi Indonesian football dengan sembilan kekalahan beruntun. Persebaya, sebaliknya, menunjukkan taring mereka sebagai salah satu tim dengan potensi menyaingi klub-klub besar menjelang penutupan musim.