Persija Jakarta meninggalkan Jepara dengan tiga poin berharga setelah menggebrak Persijap dengan skor telak 2-0 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Senin (4/5). Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Macan Kemayoran di klasemen Super League 2025/26, sekaligus memberikan kepercayaan diri memasuki laga besar melawan Persib Bandung yang akan datang. Meski bermain di kandang lawan, tamu berhasil menguasai alur pertandingan dan secara sistematis menghabisi perlawanan tuan rumah.
Babak pertama berjalan ketat dengan kedua belah pihak saling merasakan. Persija memulai laga dengan intensitas tinggi, namun Persijap berhasil mempertahankan gawangnya meski tertekan. Persija mendominasi penguasaan bola dan menciptakan beberapa peluang, tetapi belum mampu membuahkan hasil. Kartu kuning mulai berdatangan sejak menit ketujuh ketika Eksel Runtukahu dari Persija mendapat teguran. Pertandingan berjalan cukup disiplin di babak awal, dengan kedua tim fokus pada pertahanan sebelum mencari celah di depan. Tidak ada gol tercipta hingga istirahat pertama, meski Persija nyata lebih mengancam di lini serang.

Persija melakukan penyesuaian di babak kedua dengan membawa Gustavo menggantikan Eksel Runtukahu. Terobosan akhirnya datang di menit ke-64 ketika Rayhan Hannan berhasil menjebol gawang Persijap setelah menerima umpan dari Fábio Calonego. Gol pertama ini memecah kebuntuan dan membawa Macan Kemayoran unggul 1-0. Persijap mencoba melakukan perlawanan balik, namun Persija tetap mengendalikan permainan dengan penguasaan bola mencapai 101 persen. Persijap terlihat semakin frustasi, dibuktikan dengan banyaknya kartu kuning yang diterima—Iker Guarrotxena dan sejumlah pemain lainnya mendapat teguran wasit.
Drama intensitas terus berlanjut menjelang akhir pertandingan. Persija terus menekan dan menciptakan peluang tambahan. Persijap melakukan serangkaian substitusi untuk menambah energi, tetapi tidak berhasil mengubah hasil. Gol kedua tercipta pada menit 90+8 ketika Gustavo—pemain pengganti Persija—mencetak gol setelah menerima umpan dari Rizky Ridho. Kemenangan 2-0 ini final dan memberikan Persija momentum sempurna sebelum perjalanan mereka menuju duel panas menghadapi Persib Bandung. Menurut laporan RRI, Maurizio Souza langsung fokus mengalihkan perhatian timnya ke pertandingan bergengsi berikutnya, karena Persib sedang terdesak di puncak klasemen.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Persija yang jelas. Macan Kemayoran mencatat 16 tembakan dengan 9 mengenai target, jauh melampaui Persijap yang hanya 10 tembakan dengan 1 on target. Perjalanan Persija menuju laga kontra Persib akan menentukan nasib mereka di fase akhir musim ini. Sementara itu, Persijap harus bangkit cepat menghadapi tantangan berikutnya agar tidak semakin tergerus di klasemen, mengingat PSM Makassar dan klub-klub lainnya terus bergerak mengejar posisi teratas.
