Seville — Real Betis berhasil mengamankan tiga poin penting dengan menahan Elche 2-1 di Estadio de la Cartuja dalam laga Regular Season 36 La Liga, Selasa malam. Duel yang seharusnya jadi pertandingan rutin berubah menjadi pertarungan keras penuh emosi, dengan lima kartu merah dan sejumlah substitusi masif menghiasi 90 menit pertandingan.
Menit ke-9, Betis langsung menggebrak lewat Cucho Hernández, yang menyambut umpan Pablo Fornals dari sayap dan merobek jala Elche. Keunggulan dini tampak akan membuat tuan rumah mendominasi, namun alam pikiran tamu tidak patah. Elche secara mengejutkan mencuri kembali poin di menit ke-41 saat Héctor Fort mengkonversi umpan Germán Valera menjadi gol penyamaan.

Babak Kedua: Drama Kartu Merah dan Gol Pemenang
Jika babak pertama berjalan relatif normal, babak kedua adalah revolusi taktis dan emosional. Menit ke-49, hanya empat menit setelah istirahat, Léo Pétrot menerima kartu merah langsung—momentum yang sepenuhnya mengubah wajah pertandingan. Dengan sepuluh pemain, Elche harus merangkak defensif, memberikan Betis peluang emas mengatur irama.
Betis merespons dengan substitusi agresif: Giovani Lo Celso masuk menggantikan Isco di menit ke-63, diikuti perubahan massif di lini depan Elche saat André Silva, Héctor Fort, dan Buba Sangaré ditarik keluar. Pada menit ke-68, momentum itu berbuah manis. Pablo Fornals, yang hingga saat itu telah mencuri perhatian dengan assist pembukaan, kali ini mencetak sendiri gol ke-2 Betis—sebuah finishing dingin yang memastikan tiga poin untuk tuan rumah.
Pertandingan berlanjut mencengangkan. Dua kartu kuning tambahan diberikan kepada Aleix Febas dan Gonzalo Villar (Elche), sementara Diego Llorente (Betis) juga menerima peringatan kuning di menit ke-80. Natan membawa jumlah kartu kuning Betis menjadi empat di menit ke-85. Menit-menit terakhir penuh ketegangan, dengan Cucho Hernández menerima kartu kuning untuk time-wasting di injury time, sementara pertandingan berlanjut dengan pergantian pemain yang terus-menerus hingga peluit akhir.

Dengan penguasaan bola mencapai 92 persen dan 16 tembakan (tujuh tepat sasaran), Betis benar-benar mendominasi permainan meskipun perlawanan Elche dengan jumlah pemain berkurang tetap cukup gesit di beberapa momen. Elche berhasil melepaskan 9 tembakan dengan hanya 2 yang tepat sasaran, menunjukkan efisiensi tinggi dalam peluang terbatas mereka.
Penampilan terbaik malam itu jatuh kepada Pablo Fornals, yang meraih rating 8.3 dengan satu gol dan satu assist—satu-satunya pemain yang berhasil menyentuh bola di kedua ujung lapangan. Cucho Hernández (rating 7.5) juga tampil impresif dengan satu gol dan empat tembakan dalam 94 menit full play, sedangkan Antony (rating 7.6) memberikan kontribusi defensif solid meski tanpa gol atau assist.
Kemenangan ini memastikan Betis tetap dalam kompetisi papan atas La Liga menjelang pekan-pekan terakhir musim, sementara Elche—meski kalah—setidaknya menunjukkan karakter tidak menyerah dengan gol penyamaan di menit-menit akhir babak pertama. Sepekan ke depan akan menjadi pengujian sejati bagi kedua klub dalam konteks sisa musim yang masih panjang dan penuh tantangan.