Saint-Ouen — RED Star FC 93 tertinggal dalam drama babak kedua saat bertandang ke Stade de Paris dalam perempat final zona degradasi Ligue 1. Meski sempat unggul 2-1 memasuki babak lanjutan, tuan rumah kandang terguncang oleh serangan cepat Rodez yang berhasil membolak-balik skor menjadi 3-2 pada penutup laga. Kemenangan tamu membawa mereka melangkah ke semifinal dengan pertunjukan comeback yang mengagumkan.

Babak pertama berlangsung dengan RED Star FC 93 menguasai inisiatif penuh. Menit ke-14, Kevin Cabral membuka skor setelah menerima umpan presisi dari Damien Durand, menjebol gawang Rodez dengan finishing yang tajam. Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Rodez menyamakan kedudukan di menit 29 saat Ibrahima Baldé memanfaatkan peluang dari Tairyk Arconte untuk memotong margin. Sisa babak pertama berjalan penuh tekanan dari RED Star FC 93, dengan penguasaan bola mencapai 63 persen, meski hanya menghasilkan 4 tembakan tepat sasaran dari 8 upaya.

Foto: nerdytips.com
Foto: nerdytips.com

RED Star FC 93 tampak siap menutup aksi Rodez saat memasuki babak kedua. Menit ke-61, Josue Escartin menambah keunggulan dengan menerima umpan kembali dari Cabral, memperdalam keunggulan menjadi 2-1. Suasana tampak berpihak kepada tuan rumah kandang, dengan substitute masuk di menit 62 untuk memperkuat pertahanan. Namun momentum bergeser drastis hanya beberapa menit kemudian.

Ledakan gol Rodez datang tanpa peringatan. Menit ke-67, Mathis Magnin menerima umpan dari Nolan Galves dan menjaringkan kembali menjadi 2-2. Momentum terus berpihak kepada tamu — dua menit kemudian di menit 69, Wilitty Younoussa mencetak gol ketiga Rodez tanpa bantuan assist, memastikan tim mereka unggul 3-2. Kartu kuning yang diterima Younoussa di menit 76 tidak menggoyahkan semangat Rodez yang sudah menguasai laga. RED Star FC 93 berusaha menghemat harapan dengan substitusi berlapis di menit 75-76, termasuk mengeluarkan Cabral, tapi mereka tidak mampu menembus pertahanan Rodez. Pertandingan berakhir dengan kemenangan Rodez yang dramatis, meski Giovanni Haag RED Star mendapat kartu merah pada injury time karena pelanggaran unsportsmanlike conduct.

Kevin Cabral menjadi bintang terang RED Star FC 93 meskipun timnya kalah, dengan rating 8.3 dan kontribusi 1 gol plus 1 assist dalam 75 menit bermain. Untuk Rodez, Mathis Magnin dan Wilitty Younoussa sama-sama dinilai 7.7, dengan setiap pemain mencetak 1 gol dalam penampilan yang menentukan perjalanan mereka ke semifinal. Penguasaan bola yang dikuasai RED Star FC 93 (63 persen) tidak cukup mengalahkan determinasi Rodez yang lebih efisien dalam finishing — menciptakan 12 tembakan dari 5 tembakan tepat sasaran.

Foto: baonghean.vn
Foto: baonghean.vn

Kekalahan ini meninggalkan RED Star FC 93 di zona degradasi dengan harapan berkurang untuk selamat dari turun kelas, sementara Rodez melaju ke semifinal dengan percaya diri setelah membalikkan skor dramatis di Stade de Paris.