Sassuolo harus menerima kekalahan pahit 2-3 dari Lecce di MAPEI Stadium, Reggio Emilia, pada pekan ke-37 Serie A 2025-2026. Tanpa Jay Idzes yang mengalami cedera, I Neroverdi tampil timpang di lini pertahanan dan gagal mempertahankan keunggulan dua gol. Walid Cheddira menjadi bintang Lecce dengan dua gol, sementara Nikola Štulić menambah keunggulan di menit-menit akhir pertandingan yang penuh drama.

Lecce langsung menekan sejak awal dengan menebus kesempatan emas di menit ke-14. Cheddira membuka skor tanpa bantuan assist, memanfaatkan kelemahan lini pertahanan Sassuolo yang masih tercemar absensi Idzes. Tidak lama kemudian, Armand Laurienté menyamakan kedudukan di menit ke-20 setelah menerima umpan presisi dari Pedro Felipe, namun I Salentini kembali unggul pada menit ke-25 ketika Cheddira menjebol gawang untuk kedua kalinya, kali ini dibantu umpan Lameck Banda dari sayap kiri.

Serie A: Sassuolo vs Lecce
Serie A: Sassuolo vs Lecce

Taktician Fabio Grosso berusaha merancang comeback melalui serangkaian substitusi di babak kedua. Menit ke-28 mencatat momentum negatif ketika gol Kristian Thorstvedt disanggah VAR karena posisi offside, menambah frustrasi Sassuolo yang terus mencari jalan keluar. Dengan penguasaan bola 74 persen, I Neroverdi menciptakan peluang namun ketajaman finishing tetap kurang. Enam tembakan mengenai sasaran tidak cukup mengalahkan pertahanan Lecce yang solid.

Giliran Andrea Pinamonti memberi harapan baru saat turun dari bangku cadangan. Masuk di menit ke-63, striker pengganti itu langsung membuat dampak dengan mencetak gol di menit ke-82, hasil umpan corner dari Ulisses Garcia. Momentum ini seolah membuka peluang Sassuolo untuk mencuri poin, namun Lecce tetap fokus. Drama puncak terjadi di menit ke-90+6 ketika Nikola Štulić menutup pertandingan dengan gol ketiga I Salentini, dibantu assist Omri Gandelman, melenyapkan segala harapan comeback Sassuolo.

Walid Cheddira dinobatkan sebagai pemain terbaik (rating 9.2) dengan kontribusi dua gol dalam 80 menit bermain. Armand Laurienté meraih rating yang sama untuk Sassuolo, namun satu gol tidak cukup menuntaskan laga. Andrea Pinamonti memberikan kontribusi maksimal dalam waktu singkat dengan satu gol dalam 30 menit, menunjukkan potensi yang tetap relevan di ujung musim.

Foto: goal.com
Foto: goal.com

Kekalahan ini membuat posisi Sassuolo semakin melemah di zona tengah klasemen. I Neroverdi terperangah di peringkat 10 dengan 49 poin, sementara Lecce mengamankan pertahanan dari zona degradasi dengan hasil positif ini. Bagi I Salentini, kemenangan tandang ini sangat berharga untuk menjauh dari ancaman play-out degradasi menjelang pekan terakhir kompetisi. Absennya Jay Idzes terbukti signifikan bagi struktur pertahanan Sassuolo, seperti yang dianalisis media lokal menyusul kekalahan ini.