Madura United menjamu Bali United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Selasa (5/5/2026), dalam lanjutan pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026. Laskar Sapeh Kerrab meraih kemenangan tegas 2-0 dengan gol dari Iran Junior di menit awal dan dua penalti yang dieksekusi Junior Brandao. Hasil ini sangat berarti bagi Madura United yang sedang berjuang menjauh dari zona degradasi yang menghimpit perjalanan musim mereka.
Pertandingan dimulai dengan momentum kuat dari pihak tuan rumah. Hanya dalam enam menit, Madura United sudah unggul. Iran Junior menyelesaikan serangan cepat Madura dengan sempurna setelah menerima umpan presisi dari F. Alesandro dari sisi kanan. Gol awal ini memberikan kepercayaan diri bagi skuad asuhan pelatih Madura untuk terus mendominasi permainan. Bali United, meski bermain sebagai tamu, mencoba memberikan perlawanan, namun serangan-serangan mereka tidak terlalu mengancam gawang Madura di babak pertama.

Jalannya Pertandingan
Babak pertama berakhir dengan Madura unggul 1-0. Bali United melakukan perubahan taktis dengan menurunkan M. Andhika menggantikan B. Adi pada menit ke-44, mencoba untuk lebih aktif di pertahanan dan membangun serangan dari belakang. Namun, perubahan ini tidak langsung berdampak signifikan pada permainan tamu.
Babak kedua dimulai dan Bali United tampak lebih agresif. Namun, momentum mereka justru terganggu ketika pada menit ke-54, M. Andhika mendapat kartu kuning. Di menit yang sama, Madura United mendapatkan kesempatan emas dari sebuah penalti. Junior Brandao mengambil alih eksekusi, namun sayangnya percobaan pertamanya gagal melampaui gawang. Meski penalti gagal, tim tuan rumah tidak terputus semangatnya.
Bali United terus melakukan upaya perbaikan dengan mengganti K. Arel untuk J. Raven pada menit ke-63. Namun, kegigihan Madura tidak lekang ditinggalkan. Pada menit ke-65, Madura melakukan substitusi dengan menurunkan T. Muslihuddin menggantikan N. Sasongko, memperkuat pertengahan lapangan mereka. Strategi ini terbukti efektif mengamankan keunggulan.

Puncak pertandingan tiba pada menit ke-74 ketika Madura United mendapatkan penalti kedua. Kali ini Junior Brandao melakukan eksekusi dengan sempurna, membobol jala Bali United dan membuat skor menjadi 2-0. Gol penalti ini menutup semua harapan Bali untuk kembali ke pertandingan. Hampir bersamaan, I. Jaya dari Bali United mendapat kartu kuning di menit ke-74, yang semakin menunjukkan frustasi tamu atas dominasi Madura.
Hingga peluit akhir, Madura United berhasil mempertahankan keunggulan 2-0. Laskar Sapeh Kerrab tampil solid secara defensif dan memanfaatkan peluang spesialis set piece dengan baik. Bali United, meskipun mencoba keras, tidak mampu menembus pertahanan Madura dan pulang dengan tangan kosong.
Kemenangan ini sangat berarti bagi Madura United. Dengan meraih tiga poin penuh, Laskar Sapeh Kerrab menjauh dari zona degradasi yang sempat mengkhawatirkan. Sebaliknya, Bali United tetap tertahan di pertengahan klasemen dan memiliki pekerjaan rumah untuk kembali konsisten setelah beberapa laga sebelumnya menunjukkan performa fluktuatif. Pelatih Johnny Jansen dan stafnya harus mengevaluasi performa tamu yang tampak kurang tajam di fase final.
Minggu depan, Madura United akan menjalani uji coba ketika menghadapi lawan-lawan tangguh lainnya di seri berikutnya. Sementara itu, Bali United memiliki kesempatan untuk bangkit kembali dan menunjukkan identitas mereka sebagai salah satu tim yang kompetitif di Liga 1. Hasil di Pamekasan ini menjadi momentum penting bagi kedua tim untuk menutup semester pertama dengan performa yang lebih konsisten.