Biak – Laga pekan ke-33 BRI Super League akan mempertemukan PSBS Biak Numfor menjamu Arema FC di Stadion Cendrawasih pada Jumat, 15 Mei 2026 pukul 19.00 WIB. Pertandingan ini bukan sekadar laga reguler: PSBS dalam situasi terdesak dengan hanya 18 poin dari 32 pertandingan, menempati posisi 18 (paling bawah) dan terdepak dari perjuangan naik kelas. Sementara itu, Arema FC datang sebagai tamu yang diperhitungkan, berada di posisi 10 dengan 42 poin, meski catatan tandang mereka kurang meyakinkan.

Kondisi PSBS sangat memprihatinkan menjelang laga ini. Menurut laporan dari Bola.net dan media lokal, Badai Pasifik telah menelan lima kekalahan beruntun tanpa mampu mencetak gol sama sekali. Laga terakhir mereka melawan Dewa United berakhir dengan kekalahan telak 0-5 di rumah sendiri pada 8 Mei lalu. Sebelumnya, mereka juga kalah 0-4 melawan Persebaya Surabaya dan, paling mencengangkan, 0-7 melawan Malut United. Pertahanan PSBS adalah yang terburuk di Liga 1 dengan selisih gol minus 54, sementara performa kandang mereka juga sangat mengecewakan dengan catatan LLLWD dalam lima pertandingan terakhir—keunggulan lapangan praktis hilang.

Foto: nerdytips.com
Foto: nerdytips.com

Di sisi lain, Arema FC menunjukkan tren lebih positif meski konsistensinya belum sempurna. Singo Edan datang dari kemenangan 3-0 melawan PSM Makassar di kandang pada 9 Mei, di mana Gabriel Silva dan Joel Vinicius Silva mencetak gol. Silva, winger Arema, dalam bentuk prima dengan tiga gol dalam lima pertandingan terakhir. Detik.com baru-baru ini meliput bagaimana Silva mengungkap kunci performa apiknya dan berketetapan meraih kemenangan di setiap laga. Namun, catatan tandang Arema masih meragukan—mereka kalah 2-3 melawan Persik Kediri pada 3 Mei dan 0-4 saat menghadapi Persebaya pada 28 April. Model prediksi memberikan Arema peluang 58 persen untuk menang, sementara PSBS hanya 22 persen dan imbang 20 persen.

Arema FC tidak ingin meremehkan lawan. Menurut Tribun News Jatim, skuad asuhan tactician Arema tetap mewaspadai motivasi PSBS meski selisih kualitas jelas terlihat. Ketua delegasi Arema menegaskan fokus penuh untuk membawa pulang tiga poin demi memperbaiki posisi klasemen akhir. Untuk mencapai target itu, mereka akan andalkan momentum Gabriel Silva dan rekan-rekan yang mampu menciptakan peluang di babak pertama. Prediksi skor 1-2 untuk keuntungan Arema terasa realistis dengan probabilitas over 2.5 gol di angka 65 persen—laga ini berpotensi terbuka karena pertahanan PSBS yang sangat rapuh.

Hambatan besar menanti PSBS di luar lapangan. Pojok Papua melaporkan bahwa tim Badai Pasifik gagal lolos lisensi klub untuk musim 2025/2026, menghadapi ancaman sanksi pengurangan poin dari I.League. Beban psikis ini akan mempengaruhi mental pemain ketika menghadapi duel melawan Arema. Suara.com juga mengkonfirmasi bahwa dari 18 peserta Super League, PSBS adalah satu-satunya klub yang belum lolos proses club licensing—kondisi off-pitch ini menambah keterpurukan mereka.

Foto: www.fotmob.com
Foto: www.fotmob.com

Jalannya laga kemungkinan akan didominasi Arema sejak awal. Arema diperkirakan akan mengontrol bola, menciptakan peluang dari sisi kanan lewat Gabriel Silva atau kombinasi di area tengah. PSBS akan berupaya bertahan dengan formasi yang lebih tertutup, namun pertahanan mereka yang lemah (rata-rata kebobolan lima gol per laga) sulit akan bisa menahan tekanan. Peluang PSBS untuk mencetak gol sangat kecil mengingat belum ada gol dalam lima pertandingan terakhir, sehingga mereka kemungkinan besar menelan kekalahan lagi.

Prediksi: Arema FC menang 1-2. Singo Edan diunggulkan untuk mengamankan tiga poin dan terus berjuang di tengah klasemen, sementara PSBS akan terus terseok dalam menahan laju degradasi. Laga ini akan disiarkan langsung di Indosiar dan Vidio, dimulai pukul 19.00 WIB.