Balikpapan — Borneo FC berhasil mengamankan tiga poin penting dengan menumbangkan Persita Tangerang 2-0 di Stadion Batakan pada Selasa (5/5/2026) sore. Kemenangan atas Laskar Cisadane ini membawa Pesut Etam terus menempel Persib Bandung di puncak klasemen Liga 1, kini sama-sama mengumpulkan 72 poin dengan selisih gol yang sangat tipis menjelang pekan penentuan musim ini.
Laga di kandang Borneo FC ini menjadi ujian serius bagi ambisi juara mereka. Meski data statistik dan timeline lengkap pertandingan belum tersedia secara detail, laporan dari berbagai media menunjukkan Mariano Peralta dan Muhammad Sihran berhasil membobol gawang Persita, mengakhiri perlawanan tamu dengan skor yang tidak memberi celah untuk bangkit. Menurut Bola.kompas.com, gol Peralta menjadi pencapaian ke-16 musim ini, membuktikan konsistensi penyerang andalan Pesut Etam di sepanjang kompetisi.

Jalannya Pertandingan
Pertandingan berlangsung dalam suasana yang cukup tegang mengingat kedudukan klasemen yang sangat ketat. Borneo FC, sebagai tuan rumah, tampaknya mendominasi permainan sejak awal dengan intensitas tinggi. Pelatih Fabio Lefundes, seperti dilaporkan Sapos.co.id sebelum laga, telah mengingatkan timnya untuk tidak mengangap sepele Persita meskipun Pesut Etam sedang dalam tren positif. Peringatan tersebut terbukti efektif, karena di lapangan Tim Samarinda menunjukkan kesadaran taktis yang matang.
Duel berlangsung dengan tempo tinggi dan beberapa peluang tercipta dari kedua belah pihak, namun keunggulan Borneo FC mulai terlihat jelas seiring pertandingan berjalan. Gol pertama dari Peralta menjadi terobosan yang signifikan, membuka peluang untuk Pesut Etam mengamankan kendali permainan. Persita, sebagai tamu, berusaha merespons dan mencuri poin dari markas lawan, tetapi pertahanan Borneo FC cukup solid dalam menjaga konsistensi.
Gol kedua dari Muhammad Sihran kemudian memastikan kemenangan tidak tergoyahkan lagi. Dengan angka 2-0 di papan skor, Borneo FC dapat mengelola momentum dan permainan dengan lebih tenang menjelang penutup laga. Persita tidak mampu menembus pertahanan Pesut Etam dan pulang dengan tangan kosong dari Stadion Batakan.

Kemenangan 2-0 ini sangat penting bagi Borneo FC dalam konteks persaingan juara. Seperti dilaporkan Presisi.co, laga ini adalah ujian nyata bagi ambisi Pesut Etam, dan mereka berhasil melewatinya dengan hasil yang memuaskan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, menurut Sapos.co.id, telah menyatakan optimisme penuh bahwa Borneo FC mampu meraih gelar juara musim ini dan membawa prestasi untuk daerah.
Dengan menyamai poin Persib Bandung (72 poin), Borneo FC kini berada di posisi yang sangat kompetitif menjelang laga-laga penutup. Selisih gol menjadi pembeda utama saat ini, dan setiap pertandingan berikutnya akan menentukan siapa yang akhirnya mengangkat trofi Super League 2025–2026. Pertandingan pekan ke-32 akan menjadi kesempatan emas bagi Pesut Etam untuk unggul lebih jauh, terutama mengingat momentum positif yang telah mereka bangun dengan kemenangan meyakinkan ini atas Persita.
Performa Borneo FC dalam laga ini mencerminkan konsistensi yang mereka tunjukkan dalam beberapa pekan terakhir. Strategi tim di bawah arahan Fabio Lefundes terbukti efektif dalam mengeksekusi permainan, baik dari sisi penyerangan maupun pertahanan. Kemenangan ini juga mengukuhkan posisi Pesut Etam sebagai salah satu tim terdepan dalam aspiran juara Liga 1 musim ini, dengan daya jual yang tinggi di mata klub-klub lain.